Blogger templates

Tampilkan postingan dengan label programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label programming. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2012

[Pascal] Script Menghitung Jumlah dan Rata-Rata di Pemrograman Pascal

uses wincrt;

var i, data, jum, n : integer;
    rata : real;


begin
           
write('banyak data: ');
readln(n);

for i := 1 to n do
    begin
    write('data ',i,' :');
    read(data);
   
              
    jum := jum + data;  end;
    rata := jum/n;
                       

    write('jumlah: ',jum);
    write('rata-rata: ',rata:0:2);                   

end.

[Pascal] Scipt Menghitung Jumlah, Rata-Rata, Data Max & Min dengan Array

uses wincrt;

var data : array [1..100] of integer;
    i, n, jum, max, min : integer;
    rata : real;


begin           
write('Banyak Data: ');
readln(n);

for i := 1 to n do
    begin
    write('Data ',i,' : ');
    read(data[i]);
    jum := jum + data[i];
    end;
                          
    rata := jum/n;

    max := data[1];
    min := data[1];

for i := 2 to n do
    begin
    if data[i] > max then max := data[i];
    if data[i] < min then min := data[i];
    end;

    writeln('---------------------');
                   
for i := 1 to n do

    write(data[i],' ');
    writeln('  ');
    writeln('---------------------');
    writeln('Jumlah        : ',jum);
    writeln('Rata-Rata     : ',rata:0:2);
    writeln('Data Terbesar : ',max);
    writeln('Data Terkecil : ',min);
end.

[Pascal] Script Pertambahan Matriks di Pemrograman Pascal

uses wincrt;

type matrik = array[1..10,1..10] of integer;

var baris,kolom,i,j,d : integer;
a,b,c,data : matrik;

procedure input_data(var data : matrik);

begin
     d:=0;
     for i := 1 to baris do
         for j := 1 to kolom do
             
begin
                  inc(d);
                  write('Data ',d,'= ');
                  read(data[i,j]);
             end;
end;

procedure cetak(var data:matrik);

begin                           
     for i:= 1 to baris do
    
begin
          for j := 1 to kolom do
              write(data[i,j]:3);
     writeln;
     end;   
end;

procedure jumlah(var c : matrik);

begin
     for i:= 1 to baris do
         for j := 1 to kolom do
             c[i,j]:= a[i,j]+b[i,j];

end;

begin

write('Baris = ');
readln(baris);
write('Kolom = ');
readln(kolom);

writeln('Matrik A: ');
input_data(a);
writeln('Matrik B: ');
input_data(b);
jumlah(c);

writeln('Matrik A: ');
cetak(a);

writeln('Matrik B: ');
cetak(b);

writeln('Matrik C: ');
cetak(c);
end.

[Pascal] Script Perkalian Matriks di Pemrograman Pascal

uses wincrt;
type matrik =array[1..10,1..10] of integer;
var i,j,k,barisA, kolomA, kolomB :  integer;
   a,b,c, data : matrik;

procedure input_data(var data:matrik; baris,kolom:integer);
begin
    for i := 1 to baris do
        for j := 1 to kolom do
        begin
             write('[',i,' , ',j,' ] :');
             readln(data[i,j]);
        end;

end;

procedure kali(var c:matrik; barisA,kolomA,kolomB :integer);
begin
    for i := 1 to barisA do
        for j := 1 to kolomB do
        begin
             c[i,j] := 0;
             for k := 1 to kolomA do
                 c[i,j] := c[i,j]+a[i,k]*b[k,j];
        end;
end;

procedure cetak(data:matrik;baris,kolom :integer);
begin
    for i := 1 to baris do
        begin
             for j:= 1 to kolom do
                 write(data[i,j]:3);
                 writeln;
        end;

end;

begin
    write('Baris A : ');readln(barisA);
    write('Kolom A : ');readln(kolomA);
    write('Kolom B : ');readln(kolomB);
    writeln('Matrik A');
    input_data(a, barisA, kolomA);
    writeln('Matrik B');
    input_data(b, kolomA, kolomB);
    writeln('Matrik C');
    kali(c,barisA,kolomA,kolomB);
    writeln;
    cetak(a,barisA,kolomA);
    writeln;
    cetak(b,kolomA,kolomB);
    writeln;
    cetak(c,barisA,kolomB);
end.

[Pascal] Script Menghitung Luas & Keliling Persegi Panjang dan Lingkaran di Pascal

uses wincrt;

var l,p,luas, kllp, r, luasl, kll : real;
   
const  phi = 3.14;

begin

writeln('Menghitung Luas & Keliling Persegi Panjang');
write('Panjang = ');
readln(p);
write('Lebar = ');
readln(l);

luas := p*l;
kllp := 2*(p+l);

writeln('Luas Persegi Panjang = ',luas:0:2);
writeln('Keliling = ',kllp:0:2);
writeln(' ');

writeln('========================');
writeln(' ');

writeln('Menghitung Luas & Keliling Lingkaran');
write('Jari-Jari = ');
readln(r);

luasl:= phi*r*r;
kll := 2*phi*r;

writeln('Luas Lingkaran = ',luasl:0:2);
write('Keliling Lingkaran = ',kll:0:2);

end.

Mengenal Tag-Tag Dasar HTML (Hypert Text Markup Language)

HTML (Hypert Text Markup Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam script web html. Dalam penggunaannya sebagian besar tag/ kode HTML tersebut harus terletak di antara tag kontainer. Yaitu diawali dengan <namatag> dan diakhiri dengan </namatag> (terdapat tanda "/").

Sebuah halaman web minimal mempunyai empat buat tag, yaitu :

<HTML> Sebagai tanda awal dokumen HTML.
 

<HEAD> Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.


<TITLE> Sebagai titlel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian pada title bar browser Anda.


<BODY> Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, jenis text, table, warna active link dan lain-lain.

o    Contoh Tag-Tag HTML

<!--    -->            Memberikan komentar atau keterangan. Kalimat yang terdapat                      pada container tidak akan ditampilkan oleh browser.
   

<bgcolor=”#xxxxxx”>    Memberikan warna pada background html atupun cell pada table. Penghitungan warna kode secara hexadecimal. 2 karakter berturut-turut yaitu untuk merah, hijau, dan biru.


<background=”url”>    Memberikan background gambar pada  halaman web berdasarkan image sumber yang ditentukan (url).


<table>   </table>        Membuat table.


<tr>   </tr>            Membuat rows.


<td>   </td>            Membuat cell.


<width=”x”>            Mengatur ukuran panjang suatu table, gambar, garis, dll.


<height=”x”>            Mengatur ukuran lebar  suatu table, gambar, garis, dll.

<font color=”#xxxxxx”>    Memberikan warna pada font/ tulisan. Penghitungan warna kode secara hexadecimal. 2 karakter berturut-turut yaitu untuk merah, hijau, dan biru.


<font face=”(jenis huruf)”>    Mengatur jenis huruf suatu kalimat yang akan ditampilkan oleh browser. Misalnya Times New Roman, Arial, Helvetica, dll.


<font size=”x”>    Mengatur ukuran kalimat yang akan ditampilkan oleh browser. X adalah variable. Maksimal adalah 6.


<img src=”url”>    Memberikan image/ gambar pada halaman html berdasarkan alamat file yang ditentukan (url). Contoh file ber-extensi *.jpg/jpeg, *.bmp, *.png dll.


<embed src=”url”>    Memberikan file multimedia (audio/video) pada halaman html berdasarkan alamat file yang ditentukan (url). Contoh file ber-extensi *.swf, *.avi, *.wmv, *.mp3,  dll.


<p>    </p>            Merupakan awal dari satu paragraph.


<br>                Ganti baris (enter).


&nbsp;                Memberikan spasi pada tampilan.


<b>   </b>            Membuat kalimat menjadi tebal (bold).


<i>   </i>            Membuat kalimat menjadi miring (italic).


<u>   </u>            Membuat kalimat menjadi bergaris bawah (underlined).


<p align=”left/center/justify/center”>   </p>                   
Memberikan gaya tulisan pada kalimat yang ditampilkan oleh  browser. Seperti rata kiri = left, rata kanan = right, rata tengah = center, rata kiri kanan = justify.   



<marquee>  </marquee>    Membuat tulisan bergerak kearah yang diminati. Misalnya jika ingin bergerak ke atas maka penulisan tagnya:


<marquee direction=”up”>(kalimat)</marquee>. Up bisa diganti down, right atu left.


<a href=”url/address”></a>    Membuat link ke suatu file html lain atau ke suatu situs tetapi dengan syarat ditambahkan “http://(alamat sites)/”, dll.

[Tugas] Membuat Program dengan Unsur Array dan Record di Delphi

Tugas Pemrograman Dasar : Membuat program dengan unsur array dan record.
Dosen pengampu: Afwan Anggara

Program yang akan saya buat kali ini adalah tentang suatu pembelian barang dengan memasukkan nama barang, harga barang dan jumlah beli maka akan didapat total harga yang harus di bayarkan. Program tersebut saya buat dengan menggunakan penggabungan array dan record.
Step by Step:
Buatlah desain form seperti gambar di bawah ini yang terdiri dari TLabel, TEdit, TButton dan TMemo.


Tuliskan syntax berikut pada Button1 dalam event OnClick (klik 2xButton1):
 
 
 
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);>>
type tbl_hrg = record>>
nama  : string[17]; harga : currency;>>
end;>>

type larik=array[1..100]of tbl_hrg;>>
var hrg : larik; n, i, jm : integer; total : currency;>>

begin>>
n:=strtoint(edit1.text);>>
total:=0;>>
for i := 1 to n do>>
with hrg[i] do>>
begin>>
      Memo1.Lines.add('Barang ke-'+inttostr(i));>>
      nama:=(InputBox('Nama','Nama Barang '+inttostr(i),''));>>
      Memo1.Lines.add('Nama Barang'+#9+(nama));>>
      jm:=strtoint(InputBox('Jumlah','Jumlah Barang '+inttostr(i),''));>>
      harga:=strtocurr(InputBox('Harga','Harga Persatuan ',''));>>
   Memo1.Lines.add('Harga Persatuan'+#9+'Rp. '+currtostr(harga)+',00'+'  x '>>
      +inttostr(jm)+' = '+currtostr(harga*jm));>>
      harga:= harga*jm;>>
      total:= total+harga;>>
      Memo1.Lines.add('');>>
end;>>
   Memo1.Lines.add('--------------------------------------------------------------------');>>
    Memo1.Lines.add('Total Harga'+#9+#9+'Rp. '+currtostr(total)+',00');>>
end;>>
end.>>
 Kemudian jalankan, maka akan menjadi seperti di bawah ini:
 
 

Apabila pada pernyataan ‘banyak barang’ di isi 3 maka diminta untuk memasukkan data barang (nama, jumlah beli dan harga barang).

Untuk lebih jelasnya, silakan download file berikut:
 

[C++] Script Menghitung Luas+Keliling+Besar Sudut Suatu Segitiga Siku-Siku dengan C++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <math.h>

void main () {

cout<<"Nama    :    LUKMAN HAKIM "<<endl;
cout<<"NIM    :    3105111399 "<<endl;

cout<<"Algoritma dan Pemrograman I / Teknik Informatika"<<endl;
cout<<"MENGHITUNG LUAS, KELILING & BESAR SUDUT SEGITIGA SIKU-SIKU"<<endl<<endl;

double luas, a, t, m;

cout<<"Masukkan Alas Segitiga = ";
    cin>>a;
cout<<"Masukkan Tinggi Segitiga = ";
    cin>>t;

    luas = 0.5*a*t;              //menghitung luas
    m = sqrt ((a*a) +  (t*t));  //menghitung sisi miring
    double kell = a+t+m;       //menghitung keliling

cout<<endl<<endl;
cout<<"Panjang Sisi Miring = "<< m <<endl<<endl;
cout<<"Luas Segitiga = "<< luas<<endl;
cout<<"Keliling Segitiga = " << kell <<endl<<endl;

    double dz = 90;
    double derajatz = dz*M_PI/180;
    double hasil = cos(derajatz); //mengubah sudut z dari derajat ke radian
    double z = acos(hasil);

    double x = acos(a/m);         //mengitung sudut x dalam satuan radian
    double dx = x/M_PI*180;       //mengubah satuan radian ke derajat

    double y = z - x;             //mengitung sudut y dalam satuan radian
    double dy = y/M_PI*180;       //mengubah satuan radian ke derajat

cout<<"Sudut Z Segitiga = "<<dz<<" derajat "<<" ATAU "<<z<<" radian "<<endl;
cout<<"Sudut X Segitiga = "<<dx<<" derajat "<<" ATAU "<<x<<" radian "<<endl;
cout<<"Sudut Y Segitiga = "<<dy<<" derajat "<<" ATAU "<<y<<" radian "<<endl;

getch (); }
 
 Posted in: ,,,

[C++] Pernyataan Berkondisi di Pemrograman C++

Pernyataan Berkondisi

Pernyataan berkondisi/ pernyataan bersyarat/ conditional statement adalah suatu pernyataan program yang akan melakukan sesuatu instruksi jika suatu kondisi yang disyaratkan terpenuhi/ bernilai benar.
Pernyataan-pernyataan berkondisi:
  • Pernyataan if
  • Pernyataan if-else
  • Pernyataan switch

Pernyataan if

Bentuk:

    if(kondisi)
        pernyataan;

Jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan dijalankan.
Jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak dijalankan.

Contoh:
...
int angka = 5;
if(angka < 10)
    cout << “Lebih kecil”;
...

 
Pernyataan if-else

Bentuk:

    if(kondisi)
        pernyataan1;
    else
        pernyataan2;

Jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan1 dijalankan.
Jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan2 dijalankan.

Contoh:
...
int angka = 5;
if(angka < 10)
     cout << “Lebih kecil”;
else
     cout << “Tidak lebih kecil”;
...


Pernyataan if-else Bersarang

Pernyataan if-else bersarang/ nested if merupakan pernyataan if-else yang di dalamnya terdapat pernyataan if-else yang lainnya yang tersusun secara cascade.
Pernyataan ini memberikan pilihan kondisi yang lebih dari 2.

Bentuk:

    if(kondisi1)
        pernyataan1;
    else if(kondisi2)
        pernyataan2;
    else if(kondisi3)
        pernyataan3;
    ...
    else

Pernyataan Switch

Pernyataan switch mempunyai kegunaan yang sama dengan pernyataan if-else bersarang, yaitu memberikan pilihan kondisi yang lebih dari 2.
Pernyataan yang dijalankan adalah pernyataan yang berada pada nilai case yang sama dengan kondisi yang menjadi syarat.

Bentuk:

switch(kondisi) {
    case nilai1:
        pernyataan1;
        break;
    case nilai2:
        pernyataan2;
        break;
    case nilai3:
        pernyataan3;
        break;
    ...
    default:
        pernyataanN;
}
         pernyataanN;

[C++] Pernyataan Perulangan di Pemrograman C++

Pernyataan Perulangan

Pernyataan perulangan adalah suatu pernyataan program yang akan melakukan sesuatu instruksi selama suatu kondisi yang disyaratkan terpenuhi/ bernilai benar.
Berbeda dengan pernyataan berkondisi, pernyataan perulangan melakukan eksekusi instruksi berkali-kali, selama kondisi tersebut terpenuhi.
Pernyataan-pernyataan perulangan:
  • Pernyataan while
  • Pernyataan do-while
  • Pernyataan for


Pernyataan while

Bentuk:

    while(kondisi)
        pernyataan;

Ketika kondisi bernilai benar, maka pernyataan dijalankan, kemudian kembali ke pengecekan kondisi.
Ketika kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak dijalankan lagi.

Contoh:
...
int angka = 0;
while(angka < 10) {
    cout << “Lebih kecil dari 10” << endl;
    angka++;
}
...


Pernyataan do-while

Bentuk:

    do {
        pernyataan;
    } while(kondisi)       
Pernyataan do-while mirip dengan pernyataan while, namun pernyataan dijalankan terlebih dahulu sebelum pengecekan kondisi, sehingga pernyataan minimal dijalankan 1 kali.

Contoh:
...
int angka = 0;
do {
    cout << “Lebih kecil dari 10” << endl;
    angka++;
} while(angka < 10);
...

Pernyataan for

Bentuk:
   
for(init;kondisi;naik)
        pernyataan;

Pernyataan for adalah sama artinya dengan pernyataan while di bawah ini.

init;
while(kondisi) {
    pernyataan;
    naik;
}

Contoh:
...
for(int i = 0; i < 10; i++)
    cout << “Lebih kecil dari 10” << endl;
...

[C++] Deklarasi Fungsi dan Referensi di Pemrograman C++

Pengantar Fungsi

Sejumlah fungsi berisi sejumlah pernyataan yang dikemas dalam sebuah nama.
Tujuan pembuatan fungsi:
  • Memudahkan dalam mengembangkan program.
  • Menghemat ukuran program.
  • Fungsi merupakan kunci dalam pembuatan pemrograman terstruktur.
  • Fungsi dapat dipanggil beberapa kali di beberapa tempat dalam program.

Deklarasi Fungsi (Prototipe Fungsi)

Bentuk:

    nilai_balik nama-fungsi(arg1,arg2,…);

nilai_balik berupa tipe data dari nilai yang dihasilkan.
nilai_balik harus ada. Jika fungsi tidak menghasilkan nilai apapun maka nilai_balik diisi dengan void.
arg tidak harus ada.
Diperbolehkan untuk menyertakan nilai bawaan.


Definisi Fungsi

Bentuk:


    nilai_balik nama-fungsi(arg1,arg2,…) {
        //isi fungsi
    }

Isi definisi fungsi adalah perintah-perintah yang akan dijalankan ketika fungsi tersebut dipanggil.


Contoh Definisi Fungsi

Referensi

Referensi digunakan untuk memberikan nama alias dari suatu variabel.

Bentuk:

    tipe _data &ref = nama_variabel;

Setelah itu, ref menjadi nama alias dari nama_variabel. Keduanya menunjuk ke memori yang sama.


Contoh Referensi

    int i;
    int &r = i;
    i = 10;
    cout << “i = “ << i << endl;
    cout << “r = “ << r << endl;
    r = 55;
    cout << “i = “ << i << endl;
    cout << “r = “ << r << endl;


Fungsi dengan Argumen Referensi

Dengan menggunakan argumen referensi maka suatu argumen fungsi dapat diubah nilainya dari dalam fungsi.

Contoh:    

        void tukar(int &a, int &b) {
        int tmp;
        tmp = a;
        a = b;
        b = tmp;
        cout << “tukar() : a = “ << a << endl;
        cout << “tukar() : b = “ << b << endl;
        }
Che ragiliya. Diberdayakan oleh Blogger.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management