Blogger templates

Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2012

Pengenalan Jaringan Komputer Part II [LAN, MAN, WAN+Kelebihan&Kekurangan Jaringan Komputer]

>>

  • Jaringan Komputer Berdasarkan Ruang Lingkup dan Jangkauan  
 >>
        1.     Jaringan LAN (Local Area Network)>>
        2.     Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)>>
        3.     Jaringan WAN (Wide Area Network)>>
        4.     Internet (Interconected Network = Jaringan Global)>>

ü  LAN (Local Area Network)>>
yaitu jaringan komunikasi sejumlah komputer dalam area/lokasi yang kecil (ruang / gedung / kampus), yang pada umumnya terkoneksi melalui media kabel. LAN dapat berbentuk jaringan kecil yang hanya menghubungkan 2 atau 3 komputer, tetapi juga dapat menghubungkan ratusan komputer>>
LAN biasanya digunakan di dalam rumah (milik pribadi), perkantoran, perusahaan, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, rumah sakit, dan sebagainya. Antara LAN satu dengan LAN lain dapat dihubungkan menjadi jaringan yang lebih besar menggunakan router.>>
Jenis-jenis layanan/fasilitas yang umum pada LAN:>>
·       Resource Sharing/Internet Connection Sharing, yaitu pemakaian sumber daya bersama (Diskdrive, CD ROM drive,printer, modem/internet, faximile, scanner) yang terpasang pada komputer server. Sehingga dengan jaringan komputer maka dapat menekan biaya pembelian perangkat keras serta lebih meningkatkan efisiensi kerja. >>
·         Information Sharing / File Transfer, yaitu pemakaian bersama program aplikasi ataupun file data yang tersimpan dalam suatu komputer  (server/workstation), sehingga dapat diakses bersama dan saling kirim informasi. >>
·         Comunication, yaitu pengguna komputer (User) dapat berkomunikasi secara elektronis antar komputer, misal : chatting, E-mail.>>
·         Mapping Directory, yaitu memetakan suatu directory/drive yang ada di suatu komputer ke komputer jaringan sehingga seolah-olah menjadi drive lokal. >>
> >> >
ü MAN (Metropolitan Area Network)>>
yaitu merupakan jaringan yang menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer lokal (LAN) dalam suatu daerah yang lebih luas dengan jangkauan antara 5 – 50 km. Biasanya merupakan jaringan kerja yang digunakan oleh sebuah korporasi (gabungan perusahaan besar) atau organisasi dalam suatu daerah/kota, jaringan komputer antar kampus dari suatu perguruan tinggi yang besar, dan lain-lain.>>
Pada dasarnya MAN merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.  >>
ü  WAN (Wide Area Network)>>
yaitu merupakan jaringan yang menghubungkan beberapa LAN/MAN dari beberapa daerah/kota bahkan beberapa negara. Secara geografis meliputi kawasan yang sangat luas yang menghubungkan antar benua dan didukung suatu organisasi dengan penggunaan protokol internet yang disebut Network Service Provider (NSP) yang merupakan bagian inti dari internet.Melalui NSP tersebut WAN dapat dikoneksikan bersama-sama membentuk jaringan publik/ internet / global (mendunia).>>
Jaringan komputer yang dibuat oleh perusahaan / organisasi tunggal membentuk jaringan kerja berskala besar (WAN) dinamakan Jaringan Enterprise. WAN dibangun menyerupai jaringan publik seperti: jaringan korporasi yang besar, jaringan militer, jaringan perbankan, jaringan institusi/organisasi besar, jaringan perdagangan online, jaringan pemesanan jasa angkutan, dan sebagainya. Biasanya terhubung via : satelit, jaringan telepon, TV kabel. >>
ü Internet>>
yaitu kumpulan yang luas dari jaringan komputer besar dan kecil yang saling berhubungan menggunakan jaringan telekomunikasi yang ada di dunia. Merupakan gabungan network-network dengan platform/tata cara (protokol) yang universal. Secara sederhana pengertian internet adalah jaringan komputer-komputer yang terhubung secara mendunia (global).>>
Di dalam internet terdapat komputer “Server” yang diibaratkan sebagai supermarket, dan komputer “pengakses” yang diibaratkan sebagai perumahan penduduk. Antara supermarket dan perumahan dihubungkan dengan jalan yang disebut jaringan bisa berupa: kabel telepon, televisi kabel ataupun frekwensi gelombang radio di udara.>>
·           Seperti apakah jaringan internet itu?>>
o   Dibutuhkan ISP = Internet Service Povider >>
o   Perusahan ISP menyediakan layanan untuk perusahaan maupun individu untuk membuat mereka terkoneksi ke internet>>
o   Semua organisasi tunggal (perusahaan besar) mebutuhkan paling sedikit satu koneksi ke jaringan yang lain.>>
o   Jaringan enterprise terkoneksi ke paling sedikit satu ISP. >>
o   Setiap ISP terkoneksi ke paling sedikit satu ISP yang lain, sehingga ada paling sedikit satu path (jalur) yang berasal dari satu perusahaan ke perusahaan yg lain. Sehingga setiap orang yg terkoneksi ke internet dapat berkomunikasi. >>



  •   Jaringan Wireless (Wireless Network)>>


yaitu jaringan komputer yang penyaluran sinyal informasinya tidak menggunakan media kabel akan tetapi menggunakan frekwensi gelombang radio di udara. Jaringan komputer lokal yang tidak menggunakan kabel jaringan disebut Wireless LAN (disingkat WLAN) atau disebut juga WiFi.>>
Jaringan Wireless LAN dapat dikoneksikan dengan jaringan LAN kabel menggunakan Radio Link yang diset sebagai Access Point (AP). Jaringan MAN/WAN yang tidak menggunakan kabel jaringan disebut Wireless MAN atau disebut juga WiMAX.>>
Jaringan Wireless (tanpa kabel) dapat diterapkan pada jaringan komputer mobile (bergerak) yang berada dalam kendaraan darat, laut, udara, bahkan pesawat luar angkasa ataupun kapal selam. >>


  •   Keuntungan/Kelebihan Jaringan Komputer >>


o      Dapat dilakukan sharing diskdrive atau folder data, sehingga antar pengguna komputer dapat saling akses atau transfer data secara online.>>
o      Dapat dilakukan sharing printer, sehingga pengguna masing-masing komputer dapat melakukan pencetakan pada sebuah printer yang telah terinstall pada salah satu komputer.>>
o      Bila salah satu komputer telah terkoneksi ke internet, maka dengan metode Internet Connection Sharing setiap komputer yang terhubung jaringan dapat mengakses internet. >>
o      Pengguna di masing-masing komputer yang terhubung jaringan dapat melakukan komunikasi dengan cara Chatting atau E-mail. E-mail mempunyai kemampuan “delay” = waktu tunda, sedangkan Chatting tanpa delay.>>
o      Meningkatkan efisiensi biaya dan efektifitas dalam penyelesaian pekerjaan kelompok / workgroup, serta memiliki reliabilitas yang tinggi karena dapat saling memback-up data.>>
o      Para pengguna komputer jaringan dapat melakukan diskusi, rapat, ataupun mengikuti peragaan/presentasi menggunakan aplikasi program netmeeting dan sejenisnya.>>
o      Antar komputer dapat saling me-remote sesuai kebutuhan, misal : merestart ataupun men-shutdown  komputer dari komputer lain yang terhubung jaringan. >>


  • Kerugian/Kelemahan Jaringan Komputer >>


o      Maraknya tindak kejahatan melalui jaringan komputer (“Cyber Crime”) membuat pengguna komputer jaringan cemas terhadap file-file data penting atau rahasia miliknya dari gangguan orang yang tidak bertanggung jawab.>>
o      Rentan terhadap penyebaran virus komputer, terutama viru-virus baru yang meresahkan.>>
o      Bila pengguna komputer selalu melakukan komunikasi atau transaksi via komputer jaringan online, maka orang tersebut akan mengalami keterasingan di masyarakat, sehingga akan menjadi “Kaum Minoritas”.>>
o      Terjadi perkembangan sifat individualitas, terutama bagi Administrator jaringan yang selalu menggunakan password dalam melakukan setting / konfigurasi sistem komputer jaringan yang ditanganinya, orang lain yang akan menggunakan komputer tersebut harus mendapat ijin darinya dan telah didaftar sebagai User.>>
o      Terlanggarnya Privacy (Hak pribadi orang) akibat ulah para Hacker dan Cracker yang mampu menembus masuk ke sistem komputer orang lain yang terhubung jaringan tanpa diketahui / tanpa seijin pemiliknya yang kemudian menyadap transmisi data, passworddan ulah nakal lainnya.>>
o      Mudahnya  tindakan pemalsuan: informasi palsu yang menyesatkan, nama palsu/samaran.>>
  •   Faktor Penghambat Perkembangan  Jaringan Komputer di Indonesia >>


o      Masih adanya pihak tertentu yang menguasai di bidang pengembangan teknologi komputer dan jaringan yang dalam hal-hal tertentu masih ada yang dirahasiakan dengan alasan untuk kepentingan bisnis/pribadi/perusahaan.>>
o      Mahalnya biaya yang diperlukan untuk mendapatkan perangkat lunak (software) asli atau apabila download dari internet pun harus membayar cukup mahal, misal : software-software produksi Microsoft. >>
o      Adanya undang-undang yang melindungi privasi seseorang dan hak cipta suatu produk, sehingga pembajakan software ataupun buku-buku komputer merupakan tindakan yang melanggar hukum yang dikenai sangsi pidana. >>
o      Keterbatasan kemampuan ekonomi  dan  fasilitas yang tersedia untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan diklat jaringan komputer baik bersumber dari literatur, internet, ataupun dari lembaga pendidikan komputer. Serta kurangnya kemampuan dana untuk membeli berbagai macam perangkat keras yang diperlukan untuk pengembangan jaringan komputer.>>
o      Kurangnya kolaborasi dalam komunitas sebagai ajang diskusi dan saling tukar informasi, serta sebagian besar masyarakat Indonesia masih awam terhadap komputer dan jaringan. >>
 

[Tips] Cara Menggerakkan Crusor Mouse dengan Keyboard

Lagi bosen nunggu jam makul selanjutnya yang masih 1 jam lebih, akhirnya ku putuskan tuk pergi ke perpus [berharap ada kompi nganggur, biar bisa internetan], dan ternyata ada satu kompi yang nganggur. Tak ku sia-sia kan kesempatan tersebut, langsung pencet tombol power dan duduk manis menunggu booting. Setelah hidup, ternyata mousenya rusak [garuk-garuk kepala], terpaksa aku jalankan pake keyboard [jengkel banget dengan kampus ini, uadah bayar mahal tapi fasilitas kagak OK :@], walau dengan pengetahuan ku yang terbatas [tentang shortcut key di keyboard], aku bisa membuka bowser. Tiba-tiba muncul sebuah pertanyaan, bagaimana cara menggerakkan crusor mouse? 
Setelah googling, akhirnya dapet tips menjalankan kompi tanpa mouse [menggerakkan crusor mouse], berikut langkah-langkahnya:

1. Buka Control Panel
2. Pilih Accessibility Options
3. Pilih tab Mouse
4. Beri check list pada 'Use MouseKeys' kemudian pilih Setting
5. Edit kecepan mouse dan beri check list pada 'Hold down control to speed...'
6. Klik Ok and Apply

Sekarang tinggal bagaimana cara menggerakkan crusor mouse:

Untuk geser ke kiri pencet angka 4 pada num pad
Untuk geser ke kanan pencet angka 6 pada num pad
Untuk geser ke atas pencet angka 8 pada num pad
Untuk geser ke bawah pencet angka 2 pada num pad
Untuk serong pencet angka 7, 9, 1, atau 3 [sesuai keinginan] pada num pad
dan untuk 'Klik' pencet angaka 5 pada num pad

[mungkin cara ini hanya berlaku pada Sistem Operasi Windows XP]

Selamat! Kamu sudah bisa menjalankan kompi mu tanpa mouse sekalipun [walau crusor bergerak lambat], tapi disarankan untuk membeli mouse secepatnya [jika mouse rusak atau mati] :D.

Cara Kerja Memori Komputer

Awalnya terkesan sangat sulit untuk memahami cara kerja memori komputer. Tapi, ingat saja, komputer itu hanyalah sebuah kalkulator raksasa yang memiliki memori sebagai tempat sementara untuk menyimpan hasil perhitungan. Tempat-tempat ini diberikan indeks nomor (alamat) untukmemudahkan penggunaannya. Bayangkan saja, prosesor Intel x86 yang banyak digunakan saat ini menggunakan 32-bit skema alamat. Itu berarti ada 2^32 (4,294,967,296) kemungkinan tempat yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil perhitungan tersebut.>>
Berikut merupakan hal-hal yang berkaitan dengan cara kerja memori:>>
Pointer >>
Pointer merupakan satu tipe variabel yang khusus, digunakan untuk menyimpan alamat lain dalam memori untuk mereferensi informasi lain. Karena memori tidak dapat dipindahkan, informasi ini harus dikopi. Akan tetapi akan sangat sulit secara perhitungan untuk mengkopi satu informasi di dalam memori untuk digunakan di fungsi atau tempat lain. Begitu juga dilihat dari sudut pandang memori. Karena untuk mengkopi suatu data, maka memori akan membuat satu blok khusus untuk data tersebut, yang tidak dapat digunakan untuk menyimpan data lain.>>
Pointer adalah salah satu solusinya. Memori hanya perlu membuat satu variabel pointer yang diasosiasikan dengan satu blok besar yang menyimpan informasi tersebut, lalu pointer tersebut dapat dikopi ke semua fungsi atau tempat yang ingin mengakses blok informasi ini.>>
Register>>
Prosesor memiliki satu jenis memori khusus yang relatif kecil. Memori ini disebut Register, dan ada beberapa register khusus yang digunakan untuk menjejaki hal-hal ketika program dieksekusi. Salah satu yang patut disebut adalah EIP, Extended Instruction Pointer. EIP merupakan pointer yang menyimpan alamat dari instruksi yang sedang dieksekusi. Register lain yang digunakan sebagai pointer adalah EBP (Extended Base Pointer) dan ESP (Extended Stack Pointer). EBP merupakan pointer yang menyimpan alamat terakhir (teratas) dari satu segmen memori yang disebut stack, sedangkan ESP merupakan pointer yang menyimpan alamat stack frame berikut yang akan dieksekusi. Kita akan membahas kedua pointer ini lebih jauh lagi pada bagian Segmentasi Memori sebentar lagi.>>
Deklarasi Memori>>
Pada bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Bahasa C, variabel dideklarasikan berdasarkan tipenya (seperti: integer, character, float, dll) masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memberitahukan memori berapa besar ruang yang harus disiapkan untuk menyimpan variabel tersebut. Misalnya, integer merupakan 4 byte data, yang berarti harus ada 32 (4 byte x 8 bit/byte) bit ruang kosong di memori yang harus dialokasikan untuk variabel ini. Contoh lainnya adalah tipe character, yang memerlukan 8 (1 byte x 8 bit/byte) bit ruang.>>
Sebagai tambahan, variabel juga dapat dideklarasikan dalam bentuk array (senarai). Array merupakan list (senarai) dari N buah elemen spesifik data. Jadi, sebuah 10 character array hanya merupakan 10 variabel character yang disusun berurutan dalam memori. Array juga disebut sebagai buffer, dan character array juga disebut string. Mengkopi buffer yang berukuran besar memerlukan waktu dan perhitungan yang lama. Karena itu, pointer sering digunakan untuk menyimpan alamat memori yang menjadi awal buffer. Berikut adalah contoh pendeklarasian variabel dalam bahasa pemrograman C:>>
int variabel_integer;>>
char variabel_character;>>
char character_array[10];>>
char *buffer_pointer;>>
Little Endian>>
Salah satu yang perlu diingat dalam memori di prosesor x86 adalah urutan penyimpanan 4 byte data (seperti integer dan pointer) di dalam memori. Urutan ini disebut Little Endian, yang berarti data byte yang paling kecil disimpan terlebih dahulu.>>
Misal, sebuah 4 byte data (digambarkan dengan data hexadecimal atau 16 bit), 0×12345678. Data “12″, “34″, “56″, dan “78″ masing-masing merupakan 1 byte data (pada penulisan 16 bit data, 1 digit angka digambarkan dengan 4 bit). Pada saat disimpan dalam bentuk Little Endian akan berbentuk seperti berikut: 0×78563412.>>

Segmen Dalam Memory:>>
Memori program terbagi atas 5 segmen: text, data, bss, heap, dan stack. Masing-masing segmen mempunyai tempat yang khusus dalam memori untuk mencapai tujuan yang khusus.>>
Segmen Text>>
Segmen text juga disebut segmen code. Di segmen ini disimpan instruksi bahasa mesin hasil kompilasi dari bahasa asembli. Eksekusi instruksi dalam segmen ini dilakukan secara non-linear. Pada saat program dieksekusi, EIP diset ke instruksi pertama pada segmen text. Processor kemudian mengikuti aturan loop seperti di bawah ini dalam mengeksekusi program:>>
Baca instruksi di alamat yang ditunjukkan oleh EIP (instruksi pertama pada awal eksekusi)>>
Tambahkan sejumlah byte instruksi yang dibaca ke EIP (defaultnya adalah EIP adalah linear walaupun dalam kenyataan tidak selalu demikian )>>
Eksekusi instruksi yang dibaca pada step 1>>
Kembali ke step 1>>
Kadang, instruksi yang dieksekusi merupakan instruksi “jump” atau “call” yang mengubah EIP ke alamat memori yang berbeda. Jadi jika EIP berubah pada step 3, processor tetap akan kembali ke step 1 dan membaca apa pun instruksi yang ada di alamat baru tersebut.>>
Segmen ini tidak dapat ditulisi karena hanya berisi kode-kode program. Hal ini mencegah orang mengubah kode program selama program berjalan. Ketika segmen ini dicoba untuk ditulisi, maka program akan memberikan peringatan kepada user dan program akan berhenti. Perlu dicatat juga bahwa segmen memori ini mempunyai ukuran yang tetap.>>
Segmen Data dan BSS>>
Segmen data dan bss digunakan untuk menyimpan variabel program yang bersifat global atau statis. Segmen data diisi dengan variabel global, string, dan konstanta lain yang sudah diinisialisasi yang digunakan di keseluruhan program. Sedangkan segmen bss diisi dengan variabel yang belum diinisialisasi. Walaupun segmen ini dapat ditulisi, pada dasarnya ukurannya juga tidak berubah.>>
Segmen Heap>>
Segmen heap digunakan untuk variabel program lainnya. Satu hal yang perlu dicatat adalah ukuran segmen heap ini dapat berubah sesuai dengan kebutuhan. Heap akan bertambah atau menyusut sesuai dengan jumlah memori yang dipergunakan di dalam program yang sedang berjalan. Pertumbuhan heap bergerak dari alamat memori yang kecil menuju yang besar.>>
Segmen Stack>>
Sama seperti heap, stack juga mempunyai ukuran memori yang berubah-ubah sesuai dengan jumlah ruang yang dipergunakan. Stack dipergunakan untuk menyimpan konteks sementara pada saat pemanggilan fungsi (function calls). Pada saat program memanggil fungsi lain, fungsi tersebut akan diberikan satu set variabel yang diperlukan. Fungsi itu sendiri berada di lokasi yang berbeda pada segmen text/code. Karena konteks dan nilai EIP berubah pada saat fungsi dipanggil, stack digunakan untuk mengingat semua variabel yang diserahkan kepada fungsi, dan juga ke mana EIP akan dikembalikan setelah fungsi selesai dieksekusi.>>
Segmen stack pada memori memiliki struktur FILO (First In Last Out), yang berarti data yang pertama kali dimasukkan ke dalam memori ini akan menjadi data yang terakhir kali dikeluarkan. Seperti dijelaskan sebelumnya, register ESP digunakan untuk menjajaki ujung akhir (data yang terakhir masuk) dari alamat memori pada Stack. Pada saat fungsi dipanggil, beberapa hal dimasukkan ke dalam stack bersama-sama dalam suatu struktur yang dinamakan stack frame. EBP register dipergunakan untuk membuat referensi terhadap Stack Frame yang sedang dipergunakan. Setiap Stack Frame berisi parameter-parameter terhadap fungsi tersebut, variabel lokal fungsi tersebut, serta dua pointer yang diperlukan untuk mengembalikan segala sesuatunya seperti semula setelah fungsi selesai dijalankan. Kedua pointer ini adalah Saved Frame Pointer (SFP) dan Return Address (RA). SFP berguna untuk mengembalikan nilai EBP ke kondisi awal sebelum fungsi dijalankan. Sedangkan RA digunakan untuk mengembalikan EIP ke instruksi berikutnya setelah fungsi dijalankan.>>
Ada baiknya kita menggunakan 2 fungsi berikut untuk menjelaskan cara kerja Stack:>>
void test_function (int a, int b, char c){>>
                   char flag;>>
                  char buffer[10];>>
}>>

void main () {>>
                  test_function(1,2,’a');>>
}>>
Di permulaan program ini, fungsi test_function yang memerlukan 3 parameter yang dideklarasikan sebagai integer (a dan b) serta satu character (c). Kemudian, fungsi ini juga memiliki variabel lokal yang dideklarasikan sebagai character (flag) dan satu larik character (buffer). Pada saat program berjalan pertama kali, maka fungsi main akan dieksekusi yang kemudian akan memanggil fungsi test_function.>>
Pada saat fungsi test_function dipanggil, ada beberapa nilai yang dimasukkan ke dalam Stack untuk membuat Stack Frame. Dalam Stack, data dimasukkan secara terbalik. Data 1,2, dan ‘a’ akan dimasukkan dengan posisi ‘a’, 2, 1. Parameter ini dinyatakan dengan variabel c, b, dan a pada test_function.>>
Ketika instruksi “call” dari bahasa assembly dieksekusi, konteks eksekusi program akan berpindah dari fungsi main ke fungsi test_function, karena itu alamat si pemanggil (main) perlu dimasukkan ke dalam stack. Alamat ini merupakan alamat berikutnya dari EIP, atau alamat yang ditemukan pada step 3 dari eksekusi loop pada segmen text yang sudah dijelaskan di atas. Setelah memasukkan alamat pemanggil (return address) ini, maka dimasukkan nilai Saved Frame Pointer (SFP) yaitu nilai EBP pada saat ini. Ini dilakukan untuk mengembalikan posisi stack ke kondisi sebelumnya setelah eksekusi test_function selesai. Kemudian nilai EBP diperbaharui dengan nilai Frame Pointer yang terbaru. Setelah itu, barulah variabel lokal pada fungsi test_function dimasukkan ke dalam Stack dengan menggunakan nilai ESP (Extended Stack Pointer) sebagai patokan.>>

>>
Pada saat fungsi dipanggil, EIP akan berpindah menunjukkan ke alamat permulaan dari instruksi dari fungsi tersebut yang tersimpan di segmen Text. Memori pada Stackdigunakan untuk menyimpan variabel lokal dan argumen atau parameter fungsi tersebut. Ketika program sudah selesai dieksekusi, seluruh Frame Stack akan dikeluarkan dari Stack dan EIP diset kepada alamat pemanggil (return address) agar program dapat melanjutkan kerjanya. Jika dalam fungsi tersebut dipanggil fungsi lain, maka Frame Stack yang baru akan dimasukkan ke dalam Stack dan begitu seterusnya. Dan begitu fungsi ini selesai, maka Frame Stacknya dikeluarkan dari Stack dan pengeksekusian dikembalikan ke fungsi sebelumnya. Inilah mengapa segmen dalam memori ini diorganisasikan sebagai FILO (First In Last Out) struktur data. 


 source:

Che ragiliya. Diberdayakan oleh Blogger.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management